Aku-Kamu-Bayanganku


aku

dimana aku?

engkaukah aku?

menatapku di balik lapisan bercahaya.

sayu

matamu sendu

engkaukah aku?

dibalik kaca, ingin menyentuh wajahku

 

dimana aku?

apakah kamu adalah aku?

menjerit ingin keluar, menggebuk-gebuk kaca di depanku

teriakkanmu bisu

dan tangisanmu kelu

engkaukah aku?

 

tidak.

akulah aku.

bukan kamu. kamu hanya imajinasi

proyeksi energi dari matahari, bukan kamu yang aku.

aku adalah aku.

aku bebas bergerak di dunia.

kamu akan hilang saat aku tak lagi di depan kace.

jadi, biarkan aku pergi.

biar kamu tak lagi jadi menghantui.

 

dalam cermin.

dalam dimensi berjumlah dua.

aku adalah aku.

kamu adalah kamu, bayanganku.

 

lalu bagaimana aku bisa melihat aku tanpa kamu?

benarkah mataku layu?

apa aku juga bisu?

aku butuh kamu, bayanganku, proyeksi energi matahari

dalam cahaya aku berpendar, dan kamu tak pernah bisa berkoar.

kamu butuh cahaya, tapi kamu tetap seperti malam.

aku butuh kamu, untuk melihat bagaimana rupaku.

 

aku adalah aku.

bukan bayanganku.

 

One Response

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s